Showing posts with label Science. Show all posts
VickyBulary - Kamus Besar Bahasa Vicky Prasetyo Terlengkap

Berikut isi dari VickyBulary "Kamus Besar Bahasa Vicky Prasetyo" yang Inc4rt kumpulkan dari berbagai sumber yang beredar di jejaring sosial
- Animismenisasi = kepercayaan kepada Vickynisasi dan Zaskianisasi
- BAB = mobilisasi eksternal residu makanan
- Cinta ejakulatif = perasaan cinta yang membuncah setelah lama dipendam
- Galau = korbanisasi kontroversi hati
- Gaptek = mempertakut teknologi
- Gila = disorientasi rasionalitas
- Harmonisisasi = proses menjadikan sesuatu jauh lebih seimbang dari sebelumnya (harmonis » harmonisasi » harmonisisasi)
- Idiot = impoten intelegensi
- Jomblo = tidak lakuisme, traumasisasi akan pacaran, mahoisme
- Kaya = superioritas kemakmuran
- Keramas = sterilisasi rambut
- Kecetit = labilisasi tulang
- Kudeta hati = proses perebutan hati seseorang secara paksa
- Kontraksi hati = merasa tegang setelah menerima perlakuan positif/negatif dr seseorang, misalnya setelah ditembak atau ditolak
- Kontroversi hati = galau, kondisi perasaan yang berkecamuk, bertentangan antara satu keinginan dgn keinginan lainnya
- Konspirasi kemakmuran = persekongkolan yang dilakukan demi menciptakan kondisi ekonomi (seseorang) yang sejahtera
- Labil ekonomi = kondisi keuangan seseorang yang berubah-ubah dan cenderung terpuruk
- Makan = absorbsi nutrisi padat
- Minum = absorbsi nutrisi cair
- Mandi = waterisasi ragawi
- Mengaji = harmonisasi hati
- Mimpi = visualisasi tak sadar diri
- Miskin = ketidakmampuan ekonomikal secara absolut
- Membaca = interpretasi himpunan abjad
- Membuntutisasi = dibelakang sekali, ekorisasi, buritan
- Menutup aurat = coverisasi organ seksuil
- Narsis = eksistensi statusisasi
- Ngupil = eksplorasi alat nafas diri
- Pacaran = harmonisasi dua hati
- Rindu kompulatif = perasaan rindu yang memicu syaraf untuk melakukan suatu hal sebagai reaksi
- Selingkuh = konspirasi kesetiaan cinta
- Statusisasi kemakmuran = proses penentuan status kekayaan seseorang
- Tidur = mempertutup kelopak mata
- Upah = kristalisasi Keringat
- Vickynisasi = contoh kemalasan mempelajari bahasa Indonesia
- Zaskianisasi = proses memperlakukan seseorang (terutama wanita) seperti Zaskia: dirayu, dijanjikan sesuatu, lalu ditipu
VickyBulary merupakan kamus besar bahasa ala Vicky Prasetyo, mantan tunangan Zaskia Gotik. Demam Vickynisasi kini telah merebak ke tengah-tengah para kawula muda.
Pakar Linguistik dan Tata Bahasa dari Universitas Indonesia (UI) Totok Suhardiyanto, sebagaimana dikutip Inc4rt dari Liputan6.com belum lama ini mengungkapkan gaya bahasa Vikcy telah melanggar 4 (empat) pelanggaran tata bahasa yaitu: Afiksasi yakni penggunaan imbuhan, Kolokasi atau sanding kata, hukum diterangkan menerangkan (DM) dan menyalahi struktur sintaksis dan semantik.
Sejarah Singkat Ditemukannya AC (Pendingin Ruangan)
Awal dari AC (air Conditioner ) sudah dimulai sejak jaman Romawi yaitu dengan membuat penampung air yang mengalir di dalam dinding rumah sehingga menurunkan suhu ruangan, tetapi saat itu hanya orang tertentu saja yang bisa karena biaya membangunnya sangatlah mahal karena membutuhkan air dan juga bangunan yang tidak biasa. Hanya para raja dan orang kaya saja yang dapat membangunnya.
Baru kemudian pada tahun 1820 ilmuwan Inggris bernama Michael Faraday menemukan cara baru mendinginkan udara dengan menggunakan Gas Amonia dan pada tahun 1842 seorang dokter menemukan cara mendinginkan ruangan dirumah sakit Apalachicola yang berada di Florida Ameika Serikat. Dr.Jhon Gorrie adalah yang menemukannya dan ini adalah cikal bakal dari tehnologi AC (air conditioner) tetapi sayangnya sebelum sempurna beliau sudah meninggal pada tahun 1855.
Willis Haviland Carrier seorang Insinyur dari New York Amerika menyempurnakan penemuan dari Dr.Jhon Gorrie tetapi AC ini digunakan bukan untuk kepentingan atau kenyamanan manusia melainkan untuk keperluan percetakan dan industri lainnya.
Penggunaan AC untuk perumahan baru dikembangkan pada tahun 1927 dan pertama dipakai disbuah rumah di Mineapolis, Minnesota. Saat ini AC sudah digunakan disemua sektor, tidak hanya industri saja tetapi juga sudah di perkantoran dan perumahan dengan berbagai macam bentuk dari mulai yang besar hingga yang kecil.semuanya masih berfungsi sama yaitu untuk mendinginkan suhu ruangan agar orang merasa nyaman.
Jika musim panas tiba, biasanya kita selalu akrab dengan yang namanya kipas angin atau juga AC (Air Conditioner).
Sebab, kesejukan yang ditimbulkan oleh hawa kipas dan AC memang dibutuhkan untuk meredam hawa panas yang kadang sangat menyiksa.
Karena itu, berterima kasihlah kepada John Gorrie yang mencetuskan ide pembuatan AC. Sebab, dengan hawa AC yang sejuk itu, kita tak perlu merasakan penderitaan karena hawa panas yang kadang membuat tubuh serasa lengket akibat keringat yang menetes. Tapi, tahukah Anda jika John menciptakan AC karena terinspirasi oleh kepeduliannya terhadap orang sakit?.
Alkisah, John sebenarnya adalah seorang dokter berwarga negara Amerika Serikat. Gagasannya membuat mesin pendingin berawal dari banyaknya pasien yang menderita malaria atau penyakin lain dengan gejala demam tinggi. Ketika itu udara terasa panas sehingga membuat pasien tidak nyaman. Maka, pria kelahiran Charleston, California Selatan, 3 Oktober 1802ini memutar otak bagaimana caranya agar suhu tubuh para pasien bisa turun. Setelah melihat kipas angin yang ada di depannya, ia menemukan ide.
Ia memasang bongkahan es batu di depan kipas, sehingga hawa dingin es bisa tersebar oleh tiupan angin dari kipas.
Tercetus pada ide itu, maka John berniat menyeriusi pembuatan mesin pendingin (AC). Maka, pada tahun 1844, pria lulusan kedokteran dan ilmu bedah di kota New York ini merancang dan mengembangkan mesin eksperimen pembuat es. Mesin ciptaannya didasarkan pada hukum fisika bahwa panas selalu mengalir dari gas atau cairan yang lebih panas menuju gas atau cairan yang lebih dingin. Mesin tersebut bekerja dengan cara memadatkan gas (kompres) sehingga menjadi panas, kemudian gas tersebut dialirkan ke koil-koil untuk diturunkan tekanannya (dekompres).
Alhasil, udara menjadi dingin.
Untuk mengembangkan penemuannya, pada tahun 1845, Gorrie memutuskan untuk berhenti praktik sebagai dokter.Enam tahun berikutnya, ia berhasil menerima hak paten yang merupakan hak paten pertama yang dikeluarkan untuk sebuah mesin pendingin.
Inilah awalnya ditemukan mesin pendingin yang kini dikenal dengan istilah Air Conditioner.
![]() |
| Willis Haviland Carrier |
Penggunaan AC untuk perumahan baru dikembangkan pada tahun 1927 dan pertama dipakai disbuah rumah di Mineapolis, Minnesota. Saat ini AC sudah digunakan disemua sektor, tidak hanya industri saja tetapi juga sudah di perkantoran dan perumahan dengan berbagai macam bentuk dari mulai yang besar hingga yang kecil.semuanya masih berfungsi sama yaitu untuk mendinginkan suhu ruangan agar orang merasa nyaman.
Jika musim panas tiba, biasanya kita selalu akrab dengan yang namanya kipas angin atau juga AC (Air Conditioner).
Sebab, kesejukan yang ditimbulkan oleh hawa kipas dan AC memang dibutuhkan untuk meredam hawa panas yang kadang sangat menyiksa.
Karena itu, berterima kasihlah kepada John Gorrie yang mencetuskan ide pembuatan AC. Sebab, dengan hawa AC yang sejuk itu, kita tak perlu merasakan penderitaan karena hawa panas yang kadang membuat tubuh serasa lengket akibat keringat yang menetes. Tapi, tahukah Anda jika John menciptakan AC karena terinspirasi oleh kepeduliannya terhadap orang sakit?.
Alkisah, John sebenarnya adalah seorang dokter berwarga negara Amerika Serikat. Gagasannya membuat mesin pendingin berawal dari banyaknya pasien yang menderita malaria atau penyakin lain dengan gejala demam tinggi. Ketika itu udara terasa panas sehingga membuat pasien tidak nyaman. Maka, pria kelahiran Charleston, California Selatan, 3 Oktober 1802ini memutar otak bagaimana caranya agar suhu tubuh para pasien bisa turun. Setelah melihat kipas angin yang ada di depannya, ia menemukan ide.
Ia memasang bongkahan es batu di depan kipas, sehingga hawa dingin es bisa tersebar oleh tiupan angin dari kipas.
Tercetus pada ide itu, maka John berniat menyeriusi pembuatan mesin pendingin (AC). Maka, pada tahun 1844, pria lulusan kedokteran dan ilmu bedah di kota New York ini merancang dan mengembangkan mesin eksperimen pembuat es. Mesin ciptaannya didasarkan pada hukum fisika bahwa panas selalu mengalir dari gas atau cairan yang lebih panas menuju gas atau cairan yang lebih dingin. Mesin tersebut bekerja dengan cara memadatkan gas (kompres) sehingga menjadi panas, kemudian gas tersebut dialirkan ke koil-koil untuk diturunkan tekanannya (dekompres).
Alhasil, udara menjadi dingin.
Untuk mengembangkan penemuannya, pada tahun 1845, Gorrie memutuskan untuk berhenti praktik sebagai dokter.Enam tahun berikutnya, ia berhasil menerima hak paten yang merupakan hak paten pertama yang dikeluarkan untuk sebuah mesin pendingin.
Inilah awalnya ditemukan mesin pendingin yang kini dikenal dengan istilah Air Conditioner.
Tag :
Science
Sejarah Singkat Ditemukannya AC (Pendingin Ruangan)
Awal dari AC (air Conditioner ) sudah dimulai sejak jaman Romawi yaitu dengan membuat penampung air yang mengalir di dalam dinding rumah sehingga menurunkan suhu ruangan, tetapi saat itu hanya orang tertentu saja yang bisa karena biaya membangunnya sangatlah mahal karena membutuhkan air dan juga bangunan yang tidak biasa. Hanya para raja dan orang kaya saja yang dapat membangunnya.
Baru kemudian pada tahun 1820 ilmuwan Inggris bernama Michael Faraday menemukan cara baru mendinginkan udara dengan menggunakan Gas Amonia dan pada tahun 1842 seorang dokter menemukan cara mendinginkan ruangan dirumah sakit Apalachicola yang berada di Florida Ameika Serikat. Dr.Jhon Gorrie adalah yang menemukannya dan ini adalah cikal bakal dari tehnologi AC (air conditioner) tetapi sayangnya sebelum sempurna beliau sudah meninggal pada tahun 1855.
Willis Haviland Carrier seorang Insinyur dari New York Amerika menyempurnakan penemuan dari Dr.Jhon Gorrie tetapi AC ini digunakan bukan untuk kepentingan atau kenyamanan manusia melainkan untuk keperluan percetakan dan industri lainnya.
Penggunaan AC untuk perumahan baru dikembangkan pada tahun 1927 dan pertama dipakai disbuah rumah di Mineapolis, Minnesota. Saat ini AC sudah digunakan disemua sektor, tidak hanya industri saja tetapi juga sudah di perkantoran dan perumahan dengan berbagai macam bentuk dari mulai yang besar hingga yang kecil.semuanya masih berfungsi sama yaitu untuk mendinginkan suhu ruangan agar orang merasa nyaman.
Jika musim panas tiba, biasanya kita selalu akrab dengan yang namanya kipas angin atau juga AC (Air Conditioner).
Sebab, kesejukan yang ditimbulkan oleh hawa kipas dan AC memang dibutuhkan untuk meredam hawa panas yang kadang sangat menyiksa.
Karena itu, berterima kasihlah kepada John Gorrie yang mencetuskan ide pembuatan AC. Sebab, dengan hawa AC yang sejuk itu, kita tak perlu merasakan penderitaan karena hawa panas yang kadang membuat tubuh serasa lengket akibat keringat yang menetes. Tapi, tahukah Anda jika John menciptakan AC karena terinspirasi oleh kepeduliannya terhadap orang sakit?.
Alkisah, John sebenarnya adalah seorang dokter berwarga negara Amerika Serikat. Gagasannya membuat mesin pendingin berawal dari banyaknya pasien yang menderita malaria atau penyakin lain dengan gejala demam tinggi. Ketika itu udara terasa panas sehingga membuat pasien tidak nyaman. Maka, pria kelahiran Charleston, California Selatan, 3 Oktober 1802ini memutar otak bagaimana caranya agar suhu tubuh para pasien bisa turun. Setelah melihat kipas angin yang ada di depannya, ia menemukan ide.
Ia memasang bongkahan es batu di depan kipas, sehingga hawa dingin es bisa tersebar oleh tiupan angin dari kipas.
Tercetus pada ide itu, maka John berniat menyeriusi pembuatan mesin pendingin (AC). Maka, pada tahun 1844, pria lulusan kedokteran dan ilmu bedah di kota New York ini merancang dan mengembangkan mesin eksperimen pembuat es. Mesin ciptaannya didasarkan pada hukum fisika bahwa panas selalu mengalir dari gas atau cairan yang lebih panas menuju gas atau cairan yang lebih dingin. Mesin tersebut bekerja dengan cara memadatkan gas (kompres) sehingga menjadi panas, kemudian gas tersebut dialirkan ke koil-koil untuk diturunkan tekanannya (dekompres).
Alhasil, udara menjadi dingin.
Untuk mengembangkan penemuannya, pada tahun 1845, Gorrie memutuskan untuk berhenti praktik sebagai dokter.Enam tahun berikutnya, ia berhasil menerima hak paten yang merupakan hak paten pertama yang dikeluarkan untuk sebuah mesin pendingin.
Inilah awalnya ditemukan mesin pendingin yang kini dikenal dengan istilah Air Conditioner.
![]() |
| Willis Haviland Carrier |
Penggunaan AC untuk perumahan baru dikembangkan pada tahun 1927 dan pertama dipakai disbuah rumah di Mineapolis, Minnesota. Saat ini AC sudah digunakan disemua sektor, tidak hanya industri saja tetapi juga sudah di perkantoran dan perumahan dengan berbagai macam bentuk dari mulai yang besar hingga yang kecil.semuanya masih berfungsi sama yaitu untuk mendinginkan suhu ruangan agar orang merasa nyaman.
Jika musim panas tiba, biasanya kita selalu akrab dengan yang namanya kipas angin atau juga AC (Air Conditioner).
Sebab, kesejukan yang ditimbulkan oleh hawa kipas dan AC memang dibutuhkan untuk meredam hawa panas yang kadang sangat menyiksa.
Karena itu, berterima kasihlah kepada John Gorrie yang mencetuskan ide pembuatan AC. Sebab, dengan hawa AC yang sejuk itu, kita tak perlu merasakan penderitaan karena hawa panas yang kadang membuat tubuh serasa lengket akibat keringat yang menetes. Tapi, tahukah Anda jika John menciptakan AC karena terinspirasi oleh kepeduliannya terhadap orang sakit?.
Alkisah, John sebenarnya adalah seorang dokter berwarga negara Amerika Serikat. Gagasannya membuat mesin pendingin berawal dari banyaknya pasien yang menderita malaria atau penyakin lain dengan gejala demam tinggi. Ketika itu udara terasa panas sehingga membuat pasien tidak nyaman. Maka, pria kelahiran Charleston, California Selatan, 3 Oktober 1802ini memutar otak bagaimana caranya agar suhu tubuh para pasien bisa turun. Setelah melihat kipas angin yang ada di depannya, ia menemukan ide.
Ia memasang bongkahan es batu di depan kipas, sehingga hawa dingin es bisa tersebar oleh tiupan angin dari kipas.
Tercetus pada ide itu, maka John berniat menyeriusi pembuatan mesin pendingin (AC). Maka, pada tahun 1844, pria lulusan kedokteran dan ilmu bedah di kota New York ini merancang dan mengembangkan mesin eksperimen pembuat es. Mesin ciptaannya didasarkan pada hukum fisika bahwa panas selalu mengalir dari gas atau cairan yang lebih panas menuju gas atau cairan yang lebih dingin. Mesin tersebut bekerja dengan cara memadatkan gas (kompres) sehingga menjadi panas, kemudian gas tersebut dialirkan ke koil-koil untuk diturunkan tekanannya (dekompres).
Alhasil, udara menjadi dingin.
Untuk mengembangkan penemuannya, pada tahun 1845, Gorrie memutuskan untuk berhenti praktik sebagai dokter.Enam tahun berikutnya, ia berhasil menerima hak paten yang merupakan hak paten pertama yang dikeluarkan untuk sebuah mesin pendingin.
Inilah awalnya ditemukan mesin pendingin yang kini dikenal dengan istilah Air Conditioner.
Tag :
Science
Kapal Perang Siluman TNI AL Karya Anak Bangsa
Pertahanan Samudera Indonesia kini bakal lebih berwibawa. TNI Angkatan Laut kemarin (31/8) resmi meluncurkan kapal patroli rudal cepat siluman KRI Klewang bernomor lambung 625. Kapal berbahan serat karbon ini merupakan kapal tercanggih milik TNI AL.

Peluncuran dilakukan dari galangan kapal PT. Lundin Industry Invest di pantai Cacalan, Kelurahan Klatak, Kecamatan Kalipuro, Banyuwangi.
Dari Mabes TNI AL hadir Wakil Asisten Logistik KSAL Laksamana Pertama (Laksma) Sayyid Anwar. Dalam peluncuran kapal pesanan Kementerian Pertahanan RI itu juga dihadiri Dirjen Bea Cukai Kementerian Keuangan Agung Kuswandono. Bupati Abdullah Azwar Anas juga ikut menyaksikan peluncuran kapal yang diklaim sebagai kapal perang paling inovatif tersebut.
Kapal itu didorong menuju laut dengan bantalan beberapa gelender karet raksasa berisi angin. Proses menggelender kapal itu juga disaksikan ratusan warga yang memadati pantai Cacalan.
Pengadaan KRI Klewang menggunakan APBN 2009 yang dilaksanakan Dinas Pengadaan Mabes TNI AL dan di bangun PT. Lundin Industry Invest Banyuwangi. Kontrak pengadaan dilakukan pada tahun 2009, sedangkan pekerjaan konstruksi kapal itu baru dilakukan mulai tahun 2010 lalu.
KRI Klewang 625 yang bernilai Rp. 114 miliar itu baru rampung sekitar 90 persen. Setelah berhasil diluncurkan di Pantai Cacalan, pekerjaan akhir akan dilakukan di dermaga Pangkalan TNI AL (Lanal) Banyuwangi. Saat diluncurkan kemarin, peralatan persenjataan modern kapal itu belum dipasang.
Laksma Sayyid Anwar mengungkapkan, KRI Klewang 625 itu merupakan kapal cepat rudal pertama yang dimiliki TNI AL. Kapal ini tergolong canggih karena tidak mudah dikenal dan tidak bisa dideteksi oleh radar lawan. "Karena itu disebut siluman atau stealth," katanya.
Kapal ini, tidak mudah terdeteksi oleh radar karena tidak menggunakan bahan baja melainkan menggunakan bahan serat karbon. Tidak semua negara memiliki kapal jenis ini, hingga saat ini baru Amerika Serikat (AS) dan Indonesia yang memiliki kapal type trimaran ini. AS hanya memiliki empat unit kapal dan Indonesia baru memiliki satu unit saja.
"Kapal cepat rudal ini sudah memiliki pengakuan luar dan dalam negeri," ujar perwira tinggi TNI AL kelahiran Desa Cantuk, Kecamatan Singojuruh, Banyuwangi itu. Dia menambahkan, kapal ini akan dilengkapi dengan empat rudal jenis C.705 dengan jarak tempuh sekitar 120 kilometer. Kapal ini memiliki 27 anak buah kapal (ABK). "Kemungkinan besar KRI Klewang ini akan ditempatkan di Armatim," tambahnya. Setelah berhasil diluncurkan, KRI Klewang melakukan uji berlayar di Selat Bali. Setelah sukses melakukan uji coba, kapal sandar di Dermaga Lanal di Desa Ketapang, Kecamatan Kalipuro, Banyuwangi.
Bentuk lambung KRI Klewang yang radikal memungkinkan kapal ini dapat menembus gelombang sehingga dapat meningkatkan stabilitas. Kapal ini dibangun dengan menggunakan material komposit serat karbon yang memanfaatkan vacuum infusion process dan resin vinylester. "Metode ini menghasilkan sebuah struktur yang lebih kuat, tetapi juga memiliki biaya operasional dan pemeliharaan yang efisen," jelas Andi Luqman Contract Manager PT. Lundin Banyuwangi.
Arti trimaran sendiri adalah kapal multihull atau berlambung lebih dari satu. Yaitu terdiri dari lambung utama yang disebut VAKA dan dua lambung kecil atau cadik yang menempel di kanan dan kiri lambung utama yang disebut AMAS. Asal kapal trimaran berasal dari kepulauan Pasifik. Jadi memang desain kapal perang Trimaran diambil dari perahu bercadik yang banyak dijumpai di kepulauan Pasifik.
Selama ini kapal perang konvensional selalu berlambung tunggal atau monohull yang sulit bila harus berlayar di perairan dangkal dan mudah tenggelam. Namun tidak dengan desain multihull seperti trimaran.
Kepala Pusat Penerangan Mabes TNI Laksamana Muda Iskandar Sitompul optimistis KRI Klewang akan menjadi ujung tombak pertahanan laut Indonesia.
Dari Mabes TNI AL hadir Wakil Asisten Logistik KSAL Laksamana Pertama (Laksma) Sayyid Anwar. Dalam peluncuran kapal pesanan Kementerian Pertahanan RI itu juga dihadiri Dirjen Bea Cukai Kementerian Keuangan Agung Kuswandono. Bupati Abdullah Azwar Anas juga ikut menyaksikan peluncuran kapal yang diklaim sebagai kapal perang paling inovatif tersebut.
Kapal itu didorong menuju laut dengan bantalan beberapa gelender karet raksasa berisi angin. Proses menggelender kapal itu juga disaksikan ratusan warga yang memadati pantai Cacalan.
Pengadaan KRI Klewang menggunakan APBN 2009 yang dilaksanakan Dinas Pengadaan Mabes TNI AL dan di bangun PT. Lundin Industry Invest Banyuwangi. Kontrak pengadaan dilakukan pada tahun 2009, sedangkan pekerjaan konstruksi kapal itu baru dilakukan mulai tahun 2010 lalu.
KRI Klewang 625 yang bernilai Rp. 114 miliar itu baru rampung sekitar 90 persen. Setelah berhasil diluncurkan di Pantai Cacalan, pekerjaan akhir akan dilakukan di dermaga Pangkalan TNI AL (Lanal) Banyuwangi. Saat diluncurkan kemarin, peralatan persenjataan modern kapal itu belum dipasang.
Laksma Sayyid Anwar mengungkapkan, KRI Klewang 625 itu merupakan kapal cepat rudal pertama yang dimiliki TNI AL. Kapal ini tergolong canggih karena tidak mudah dikenal dan tidak bisa dideteksi oleh radar lawan. "Karena itu disebut siluman atau stealth," katanya.
Kapal ini, tidak mudah terdeteksi oleh radar karena tidak menggunakan bahan baja melainkan menggunakan bahan serat karbon. Tidak semua negara memiliki kapal jenis ini, hingga saat ini baru Amerika Serikat (AS) dan Indonesia yang memiliki kapal type trimaran ini. AS hanya memiliki empat unit kapal dan Indonesia baru memiliki satu unit saja.
"Kapal cepat rudal ini sudah memiliki pengakuan luar dan dalam negeri," ujar perwira tinggi TNI AL kelahiran Desa Cantuk, Kecamatan Singojuruh, Banyuwangi itu. Dia menambahkan, kapal ini akan dilengkapi dengan empat rudal jenis C.705 dengan jarak tempuh sekitar 120 kilometer. Kapal ini memiliki 27 anak buah kapal (ABK). "Kemungkinan besar KRI Klewang ini akan ditempatkan di Armatim," tambahnya. Setelah berhasil diluncurkan, KRI Klewang melakukan uji berlayar di Selat Bali. Setelah sukses melakukan uji coba, kapal sandar di Dermaga Lanal di Desa Ketapang, Kecamatan Kalipuro, Banyuwangi.
Bentuk lambung KRI Klewang yang radikal memungkinkan kapal ini dapat menembus gelombang sehingga dapat meningkatkan stabilitas. Kapal ini dibangun dengan menggunakan material komposit serat karbon yang memanfaatkan vacuum infusion process dan resin vinylester. "Metode ini menghasilkan sebuah struktur yang lebih kuat, tetapi juga memiliki biaya operasional dan pemeliharaan yang efisen," jelas Andi Luqman Contract Manager PT. Lundin Banyuwangi.
Arti trimaran sendiri adalah kapal multihull atau berlambung lebih dari satu. Yaitu terdiri dari lambung utama yang disebut VAKA dan dua lambung kecil atau cadik yang menempel di kanan dan kiri lambung utama yang disebut AMAS. Asal kapal trimaran berasal dari kepulauan Pasifik. Jadi memang desain kapal perang Trimaran diambil dari perahu bercadik yang banyak dijumpai di kepulauan Pasifik.
Selama ini kapal perang konvensional selalu berlambung tunggal atau monohull yang sulit bila harus berlayar di perairan dangkal dan mudah tenggelam. Namun tidak dengan desain multihull seperti trimaran.
Kepala Pusat Penerangan Mabes TNI Laksamana Muda Iskandar Sitompul optimistis KRI Klewang akan menjadi ujung tombak pertahanan laut Indonesia.
Tag :
Science
Kecoa Bisa Mencari Korban Bencana
Apakah Anda percaya dengan judul di atas? Bila tidak itu merupakan hak Anda dan tentu sah-sah saja. Mungkin dalam logika Anda hal tersebut termasuk sesuatu yang mission impossible alias tidak mungkin dan mustakhil. Bagiamana mungkin kecoa, seekor binatang yang menjijikkan dan keberadaannya sangat dekat dengan kakus bermanfaat untuk mencari korban bencana.
Ternyata ketidakpercayaan Anda tentang manfaat kecoa yang bisa mencari korban bencana ternyata tidak beralasan. Faktanya adalah bahwa para periset di universitas North Carolina State University sudah menemukan cara teranyar dalam proses pencarian korban bencana gempa dan banyak pekerjaan sulit yang lain. Dan tahukah Anda bahwa alat yang digunakan untuk mencari korban bencana adalah binatang kecil menjijikkan, kecoa. Untuk kepentingan tersebut, kecoa yang bersangkutan dilengkapi dengan ransel berisi rangkaian elektronik kecil yang bisa digerakkan oleh pengendali dari jarak jauh.
Informasi mengenai Mencari Korban Bencana dengan Kecoa telah dilansir oleh Huffingtonpost, pada Minggu (9/9/2012). Disebutkan dalam sebuah makalah yang belum lama ini telah dirilis diungkapkan bahwa para ahli telah sukses menguji sebuah alat berupa biobot yang ditempelkan pada punggung kecoa Madagaskar. Biobot yang ditempelkan pada kecoa pencari korban bencana tersebut, para peneliti menggunakan microchip yang ringan serta perangkat transceiver atau penerima nirkabel.
Dengan penggunaan biobot yang ditempelkan diatas kepala atau punggung kecoa, para insiyur dapat mengarahkan kecoa atau hewan nokturnal ini ke sepanjang jalur melengkung. Dengan cara tersebut, para peneliti sangat yakin bahwa mereka bisa memasang kamera mini serta sensor yang dapat dimanfaatkan dalam kepentingan memantau tempat-tempat yang susah untuk diakses.
Tujuan Penelitian penggunakan kecoa untuk menemukan korban dan bencana dan memantau area-area sulit adalah dalam rangka menentukan apakah para peneliti tersebut bisa membuat interface biologi nirkabel dengan menggunakan kecoa, seekor binatang kecil yang kuat serta dapat masuk ke dalam tempat-tempat sangat kecil yang memiliki tingkat kesulitan sangat tinggi.
Dengan ditemukannya teknik ini maka sangat memungkinkan para ahli membuat sebuah mobile web dengan sensor pintar di dalamnya serta memanfaatkan kecoa dengan tugas khusus yaitu mencari, menghimpun serta mengirimkan data dan informasi. Dengan cara tersebut pula, para pencari korban bencana bisa memanfaatkannya guna menemukan korban-korban pada bangunan-bangunan yang sudah hancur berantakan sebagai akibat adanya gempa bumi yang dahsyat.
Ada alasan kenapa para peneliti lebih cenderung menggunakan kecoa dalam mencari korban bencana. Dijelaskan bahwa alasan para insinyur lebih menyukai menggunakan binatang kecoa yang hidup daripada merancang robot dengan ukuran yang sama mini adalah membuat robot dengan skala dan ukuran yang super mini bisa dikerjakan, akan tetapi dalam keadaan yang sangat dinamis hal tersebut menjadi sangat sulit untuk dipraktekkan.
Jadi sekarang Anda sudah tahukan alasan kenapa lebih suka menggunakan kecoa hidup dari pada robot dan Anda tidak ada alasan untuk tidak percaya bahwa kecoa dapat dimanfaatkan untuk mencari korban bencana alam yang mengakibatkan banyak gedung dan bangunan runtuh.
Ternyata ketidakpercayaan Anda tentang manfaat kecoa yang bisa mencari korban bencana ternyata tidak beralasan. Faktanya adalah bahwa para periset di universitas North Carolina State University sudah menemukan cara teranyar dalam proses pencarian korban bencana gempa dan banyak pekerjaan sulit yang lain. Dan tahukah Anda bahwa alat yang digunakan untuk mencari korban bencana adalah binatang kecil menjijikkan, kecoa. Untuk kepentingan tersebut, kecoa yang bersangkutan dilengkapi dengan ransel berisi rangkaian elektronik kecil yang bisa digerakkan oleh pengendali dari jarak jauh.
Informasi mengenai Mencari Korban Bencana dengan Kecoa telah dilansir oleh Huffingtonpost, pada Minggu (9/9/2012). Disebutkan dalam sebuah makalah yang belum lama ini telah dirilis diungkapkan bahwa para ahli telah sukses menguji sebuah alat berupa biobot yang ditempelkan pada punggung kecoa Madagaskar. Biobot yang ditempelkan pada kecoa pencari korban bencana tersebut, para peneliti menggunakan microchip yang ringan serta perangkat transceiver atau penerima nirkabel.
Dengan penggunaan biobot yang ditempelkan diatas kepala atau punggung kecoa, para insiyur dapat mengarahkan kecoa atau hewan nokturnal ini ke sepanjang jalur melengkung. Dengan cara tersebut, para peneliti sangat yakin bahwa mereka bisa memasang kamera mini serta sensor yang dapat dimanfaatkan dalam kepentingan memantau tempat-tempat yang susah untuk diakses.
Tujuan Penelitian penggunakan kecoa untuk menemukan korban dan bencana dan memantau area-area sulit adalah dalam rangka menentukan apakah para peneliti tersebut bisa membuat interface biologi nirkabel dengan menggunakan kecoa, seekor binatang kecil yang kuat serta dapat masuk ke dalam tempat-tempat sangat kecil yang memiliki tingkat kesulitan sangat tinggi.
Dengan ditemukannya teknik ini maka sangat memungkinkan para ahli membuat sebuah mobile web dengan sensor pintar di dalamnya serta memanfaatkan kecoa dengan tugas khusus yaitu mencari, menghimpun serta mengirimkan data dan informasi. Dengan cara tersebut pula, para pencari korban bencana bisa memanfaatkannya guna menemukan korban-korban pada bangunan-bangunan yang sudah hancur berantakan sebagai akibat adanya gempa bumi yang dahsyat.
Ada alasan kenapa para peneliti lebih cenderung menggunakan kecoa dalam mencari korban bencana. Dijelaskan bahwa alasan para insinyur lebih menyukai menggunakan binatang kecoa yang hidup daripada merancang robot dengan ukuran yang sama mini adalah membuat robot dengan skala dan ukuran yang super mini bisa dikerjakan, akan tetapi dalam keadaan yang sangat dinamis hal tersebut menjadi sangat sulit untuk dipraktekkan.
Jadi sekarang Anda sudah tahukan alasan kenapa lebih suka menggunakan kecoa hidup dari pada robot dan Anda tidak ada alasan untuk tidak percaya bahwa kecoa dapat dimanfaatkan untuk mencari korban bencana alam yang mengakibatkan banyak gedung dan bangunan runtuh.
Tag :
Science
Alasan Dilarangnya Menggunakan HP Di Pom Bensin
Biasanya di POM bensin kita melihat larangan untuk menggunakan Handphone saat kita mengantri bensin. Jika dipikir lebih seksama, apakah HP bisa menyebabkan kebakaran? Baiklah sahabat anehdidunia.com mari kita coba bereksperimen untuk membuktikan tentang bahanya menggunakan HP di Pom bensin.
Sediakan bahan-bahan dan peralatan yang diperlukan, yaitu :
Sediakan bahan-bahan dan peralatan yang diperlukan, yaitu :
- Panci datar atau teflon..
- Tiga lembar kartu/kertas. Misal kartu manila, tapi jangan pakai kartu kredit atau kartu ATM, maupun sim card.
- 1 lembar aluminium foil atau kertas berlapis timah.
- Hand phone.
- yang terakhir adalah Bensin.
Susun bahan percobaan seperti ini:

letakkan aluminium foil di atas kartu/kertas

siramkan bensin di sekitar kartu dan kemudian gunakan HP anda buat telpon seseorang

Bensin pun terbakar dengan hebat

Untuk penjelasannya :
HP, ternyata selain mengeluarkan frekwensi tinggi, juga mengeluarkan bunga api (meskipun kecil sekali, cuman seukuran 1 mikron. 1 mikron = 1/100 mm). Percikan api ini timbul di sekitaran antena koil, akibat beda potensial tegangan yg cukup tinggi.
Juga lampu LED (Light Emitting Diode) yg juga mengeluarkan cahaya. LED yg dipakai pada HP berbeda dg LED yg dijual di pasaran elektronika. LED pada HP ternyata ‘telanjang’ (langsung terlihat filamen diodanya kontak dengan udara bebas) beda dg LED toko yg diberi selubung tabung dari plastik sehingga filamennya terlindung.
Pada saat led menyala, maka akan timbul pijar. Nah pijar dan percikan api dari koil tadi yg kadang-kadang bikin orang jadi berpikir paranoid meledak.
Percikan api dan LED tersebut sebenarnya tidak cukup untuk menyulut uap bensin (benzena C4H8O12) di udara terbuka. tapi Lain cerita jika udara yg ada sudah cukup jenuh sekali dengan uap bensin tersebut.
Jika cukup jenuh, maka uap bensin tersebut akan dapat terbakar oleh percikan yg cukup kecil tersebut. Efeknya ya ledakan, (jadi tidak ada salahnya kita tidak menggunakan hp saat pengisian bahan bakar).
Kejadian ini sama saja dengan tabung gas yang bocor di dalam rumah. Gas elpiji yg bocor akan menempati bagian bawah rumah (lebih berat dari udara). Tapi gas elpiji merupakan tingkatan lebih tinggi dari bensin (lebih mudah terbakar atau dengan kata lain oktannya tinggi).
Nah, kalau ada gas elpiji bocor dalam rumah, berarti udara dalam rumah akan jenuh dengan gas elpiji. Maka kita dilarang keras untuk menyalakan lampu listrik.
Sebenarnya bukan lampunya yg bikin terbakar, tetapi percikan bunga api di saklar lampu pada saat kita menyalakan lampu tersebut. Sering terjadi kan kalau kita menyalakan lampu (apalagi yg wattnya tinggi), di saklarnya sering muncul bunga api kecil?
Sumber
Tag :
Science
Sejarah USB
USB adalah singkatan dari Universal Serial Bus, berfungsi untuk menghubungkan sebuah perangkat ke komputer. Mungkin ada konektor yang lebih cepat, tapi USB lebih nyaman digunakan, dapat diandalkan, tahan lama, relatif murah, dan lebih dari cukup untuk mempermudah sebagian besar pekerjaan kita dalam hal transfer data, sehingga menjadi cara yang paling populer sampai saat ini.
Dengan menggunakan konektor USB, seseorang dapat menghubungkan apa pun mulai dari mouse ke stik game Nintendo jadul, dari keyboard ke sebuah mesin tik retro misalnya.
"Ada [lebih dari] 10 miliar USB dibuat di base penginstalan hari ini, dan [lebih dari] 3 miliar produk USB
di pasarkan setiap tahunnya dan terus berkembang," USB-IF Presiden dan COO Jeff Ravencraftmengatakan pada Mashable.
SEJARAH USB
1994: Pengembangan Dimulai
Tujuh perusahaan teknologi - Compaq, DEC, IBM, Intel, Microsoft, NEC dan Nortel - bersama-sama mengembangkan apa yang mereka harapkan bakal menjadi standar industri dalam hal koneksi perangkat yang berfokus pada " biaya yang murah, manufakturabilitas ,kesederhanaan, dan kegunaan "
Januari 1996: USB 1.0 dirilis
Model pertama secara signifikan lebih lambat dibandingkan dengan USB yang kita gunakan hari ini. Ada dua jenis kecepatan untuk USB ini - versi bandwidth terendah di sekitar 1,5 Mbps-, dan versi yang lebih cepat pada 12-Mbps. Dengan kata lain, pada USB pertama dibandingkan dengan standar USB sekarang ini,tak lebih hanya seperti siput digital.
April 2000: USB 2.0 lahir
Versi kedua dari USB ini mampu mentransfer data hingga 480 Mbps, atau sekitar 40 kali lebih cepatvdari pendahulunya. Dengan upgrade ini, USB konektor berperan lebih dibanding mouse dan keyboard dalam hal transfer data dalam jumlah besar ke perangkat seperti printer atau webcam. Selain itu, USB 2.0 adalah kompatibel, artinya setiap perangkat yang menggunakan teknologi USB 1.0 juga bisa difungsikan dengan USB 2.0.
Desember 2000: Flash Drives mempermudah USB menjadi media Penyimpanan Data Eksternal
IBM merilis "DiskOnKey," flash drive dengan kapasitas penyimpanan 8MB. Majalah TIME memasukkannya ke dalam "All-Time 100 Gadget," mencatat: “Transferring files from one computer to another was no longer a chore, and the drives were much easier to use than the 3½” diskettes that were still in use at the turn of the century.”
Mei 2005: USB menuju Wireless
Menggunakan transmisi radio, USB merilis teknologi nirkabel. Sekarang pengguna dapat menikmati lab komputer penuh melalui USB peripheral tanpa berurusan lagi dengan kabel- kabel.
November 2008: "SuperSpeed" USB 3.0 hadir
Transfer max rate untuk USB 3.0, model terbaru ini adalah 5-Gbps yang artinya setara dengan 5.000 Mbps, sehingga sekitar 10 kali lebih cepat dari USB 2.0.Upgrade ini membuat USB bisa dibilang menjadi cara tercepat untuk terhubung. Data kemampuan transfer sebanding dengan FireWire 800.
Juli 2012: Spesifikasi Power Pengiriman Meningkatkan Kemampuan USB
Teknologi ini sangat meningkatkan jumlah "daya" yang mampu dihantarkan melalui kabel USB atau konektor."Hal ini mampu memberikan daya yang lebih tinggi untuk men-charge PC notebook dan power eksternal hard -disk drive," demikian rilis yang menyertai pengembangan ini.
September 2012: USB 3.0 Produk berkembang pesat
Pada hitungan terakhir, ada lebih dari 600 SuperSpeed USB 3.0 di pasaran, bertambah sekitar 275 pada waktu yang sama di tahun 2011, menurut USB-IF.
Tag :
Science
Winsor McCay, Bapak Animasi Dunia
Winsor McCay (1869-1964) seorang kartunis dan seniman, sering disebut-sebut sebagai bapak animasi dunia. Beliaulah yang merintis penggunaan kartun dalam film, sekaligus menjadi inspirasi bagi para kartunis terkenal setelahnya, mulai dari Walt Disney sampai dengan Moebius dan Bill Watterson. Karya McCay yang terkenal adalah Little Nemo, sebuah comic strip yang terbit di harian New York Herald dan New York American antara tahun 1905 sampai dengan tahun 1911.
Meskipun Little Nemo berakhir di versi cetak, McCay bersama J. Stuart Blackman, seorang seniman yang dikenal dengan Enchanted Drawing-nya, menyutradarai sebuah film sunyi pendek (walaupun sebetulnya pada saat itu film ini boleh dibilang sebagai film tidak pendek) berjudul Winsor McCay, the Famous Cartoonist of the N.Y. Herald and His Moving Comics, tapi sering juga disebut Little Nemo. Film ini lantas disebut-sebut sebagai film animasi pertama, penjelajah batas penyampaian cerita yang sekarang ini tinggal kita ikuti dan nikmati dan sudah seharusnya terus berkembang. Lengkapnya tentang McCay bisa kita baca di Winsor McCay : His Life and Art.
Berikut adalah film yang tadi dibicarakan, nikmati dan coba renungkan bagaimana kreatifitas dan hasil pemikiran mereka telah menghiasi kehidupan kita sejak kecil sampai sekarang dan mungkin waktu yang akan datang.
Sementara itu, sebuah project luar biasa di Kickstarter dibuat untuk menghidupkan kembali film terakhir McCay, The Flying House. Film ini ditemukan dalam kondisi yang sangat buruk dan hendak dibuat ulang oleh seorang animator bernama Bill Plimpton. Bill akan bersusah payah membersihkan setiap frame, mewarnai film hitam-putih tersebut menggunakan tangan dengan komik asli karya McCay sebagai panduan warnanya, sekaligus merekam ulang suara dua pemeran utamanya. Sebuah usaha yang patut kita puji, semua itu dilakukan guna melestarikan sebuah karya legendaris yang menjadi tonggak sejarah kreatif umat manusia.
Sumber
| Winsor McCay, Bapak Animasi Dunia (foto: wikipedia) |
Meskipun Little Nemo berakhir di versi cetak, McCay bersama J. Stuart Blackman, seorang seniman yang dikenal dengan Enchanted Drawing-nya, menyutradarai sebuah film sunyi pendek (walaupun sebetulnya pada saat itu film ini boleh dibilang sebagai film tidak pendek) berjudul Winsor McCay, the Famous Cartoonist of the N.Y. Herald and His Moving Comics, tapi sering juga disebut Little Nemo. Film ini lantas disebut-sebut sebagai film animasi pertama, penjelajah batas penyampaian cerita yang sekarang ini tinggal kita ikuti dan nikmati dan sudah seharusnya terus berkembang. Lengkapnya tentang McCay bisa kita baca di Winsor McCay : His Life and Art.
Berikut adalah film yang tadi dibicarakan, nikmati dan coba renungkan bagaimana kreatifitas dan hasil pemikiran mereka telah menghiasi kehidupan kita sejak kecil sampai sekarang dan mungkin waktu yang akan datang.
Sementara itu, sebuah project luar biasa di Kickstarter dibuat untuk menghidupkan kembali film terakhir McCay, The Flying House. Film ini ditemukan dalam kondisi yang sangat buruk dan hendak dibuat ulang oleh seorang animator bernama Bill Plimpton. Bill akan bersusah payah membersihkan setiap frame, mewarnai film hitam-putih tersebut menggunakan tangan dengan komik asli karya McCay sebagai panduan warnanya, sekaligus merekam ulang suara dua pemeran utamanya. Sebuah usaha yang patut kita puji, semua itu dilakukan guna melestarikan sebuah karya legendaris yang menjadi tonggak sejarah kreatif umat manusia.
Sumber
Tag :
Science
Ilmuwan: Peradaban Dunia Berawal dari Indonesia
Teori ahli genetika dan struktur DNA manusia dari Oxford University, Inggris, Stephen Oppenheimer, seperti memutarbalikkan sejarah yang sudah ada.
Lewat bukunya yang merupakan catatan perjalanan penelitian genetis populasi di dunia, ia mengungkapkan bahwa peradaban yang ada sesungguhnya berasal dari Timur, khususnya Asia Tenggara!
Hal itu disampaikan Oppenheimer dalam diskusi bedah bukunya berjudul ‘Eden in The East’ di gedung LIPI, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Pusat, Kamis 28 Oktober 2010.
Sejarah selama ini mencatat bahwa induk peradaban manusia modern itu berasal dari Mesir, Mediterania dan Mesopotamia.
Tetapi, menurut dia, nenek moyang dari induk peradaban manusia modern berasal dari tanah Melayu yang sering disebut dengan Sundaland atau Indonesia.
Apa buktinya? “Peradaban agrikultur Indonesia lebih dulu ada dari peradaban agrikultur lain di dunia,” kata Oppenheimer dalam diskusi yang juga dihadiri Jimly Asshiddiqie.
Lulusan fakultas kedokteran Oxford University melalui bukunya mengubah paradigma yang ada selama ini, bahwa peradaban paling awal adalah berasal dari daerah Barat.
Perjalanan yang dilakukannya dimulai dengan komentar tanpa sengaja oleh seorang pria tua di sebuah desa zaman batu di Papua Nugini.
Dari situ dia mendapati kisah pengusiran petani dan pelaut di pantai Asia Tenggara, yang diikuti serangkaian banjir pasca-sungai es hingga mengarah pada perkembangan budaya di seluruh Eurasia.
Oppenheimer meyakini temuan-temuannya itu, dan menyimpulkan bahwa benih dari budaya maju, ada di Indonesia. Buku ini mengubah secara radikal pandangan tentang prasejarah.
Pada akhir Zaman Es, banjir besar yang diceritakan dalam kitab suci berbagai agama benar-benar terjadi dan menenggelamkan paparan benua Asia Tenggara untuk selamanya.
Peta migrasi manusia selama 160.000 tahun zaman es terakhir oleh Stephen Oppenheimer. Ini adalah hasil kerjanya yang didasarkan pada DNA mitokondria, bukti kromosom Y, arkeologi, klimatologi, dan studi fosil dan melacak rute dan waktu migrasi manusia keluar dari Afrika dan ke seluruh dunia.
Hal itu yang menyebabkan penyebaran populasi dan tumbuh suburnya berbagai budaya Neolitikum di Cina, India, Mesopotamia, Mesir dan Mediterania Timur.
Akar permasalahan dari pemekaran besar peradaban di wilayah subur di Timur Dekat Kuno, berada di garis-garis pantai Asia Tenggara yang terbenam.
“Indonesia telah melakukan aktivitas pelayaran, memancing, menanam jauh sebelum orang lain melakukannya,” ujar dia.
Oppenheimer mengungkapkan bahwa orang-orang Polinesia (penghuni Benua Amerika) tidak datang dari Cina, tapi dari pulau-pulau Asia Tenggara.
Sementara penanaman beras yang sangat pokok bagi masyarakat tidak berada di Cina atau India, tapi di Semenanjung Malaya pada 9.000 tahun lalu.
Akibat iklim Bumi yang semakin panas saat zaman es secara dramatis pada 65-52 ribu tahun yang lalu, membuat air laut semakin naik di daerah khatulistiwa yaitu Indonesia. Keadaan itu memaksa nenek moyang manusia pindah dari daerah khatulistiwa ke daerah utara dan selatan Bumi. (Stephen Oppenheimer)
Eden In The East juga mengungkapkan bahwa berbagai suku di Indonesia Timur adalah pemegang kunci siklus-siklus bagi agama-agama Barat yang tertua.
Buku ini ‘membalikkan’ sejumlah fakta-fakta yang selama ini diketahui dan dipercaya masyarakat dunia tentang sejarah peradaban manusia.
“Buku ini memang juga ada biasnya. Karena penulis istrinya orang Malaysia sehingga ada perspektif Malaysia,” kata Jimly yang hadir dalam acara itu. (Fina Dwi Yurhami/vivanews/icc.wp.com)
JOURNEY OF MANKIND (tunggu beberapa saat hingga gambar GIF animasi bergerak):
Sumber
Lewat bukunya yang merupakan catatan perjalanan penelitian genetis populasi di dunia, ia mengungkapkan bahwa peradaban yang ada sesungguhnya berasal dari Timur, khususnya Asia Tenggara!
Hal itu disampaikan Oppenheimer dalam diskusi bedah bukunya berjudul ‘Eden in The East’ di gedung LIPI, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Pusat, Kamis 28 Oktober 2010.
Sejarah selama ini mencatat bahwa induk peradaban manusia modern itu berasal dari Mesir, Mediterania dan Mesopotamia.
Tetapi, menurut dia, nenek moyang dari induk peradaban manusia modern berasal dari tanah Melayu yang sering disebut dengan Sundaland atau Indonesia.
Apa buktinya? “Peradaban agrikultur Indonesia lebih dulu ada dari peradaban agrikultur lain di dunia,” kata Oppenheimer dalam diskusi yang juga dihadiri Jimly Asshiddiqie.
Buku “Eden in The East” oleh Stephen Oppenheimer
Lulusan fakultas kedokteran Oxford University melalui bukunya mengubah paradigma yang ada selama ini, bahwa peradaban paling awal adalah berasal dari daerah Barat.
Perjalanan yang dilakukannya dimulai dengan komentar tanpa sengaja oleh seorang pria tua di sebuah desa zaman batu di Papua Nugini.
Dari situ dia mendapati kisah pengusiran petani dan pelaut di pantai Asia Tenggara, yang diikuti serangkaian banjir pasca-sungai es hingga mengarah pada perkembangan budaya di seluruh Eurasia.
Oppenheimer meyakini temuan-temuannya itu, dan menyimpulkan bahwa benih dari budaya maju, ada di Indonesia. Buku ini mengubah secara radikal pandangan tentang prasejarah.
Pada akhir Zaman Es, banjir besar yang diceritakan dalam kitab suci berbagai agama benar-benar terjadi dan menenggelamkan paparan benua Asia Tenggara untuk selamanya.
Peta migrasi manusia selama 160.000 tahun zaman es terakhir oleh Stephen Oppenheimer. Ini adalah hasil kerjanya yang didasarkan pada DNA mitokondria, bukti kromosom Y, arkeologi, klimatologi, dan studi fosil dan melacak rute dan waktu migrasi manusia keluar dari Afrika dan ke seluruh dunia.
Hal itu yang menyebabkan penyebaran populasi dan tumbuh suburnya berbagai budaya Neolitikum di Cina, India, Mesopotamia, Mesir dan Mediterania Timur.
Akar permasalahan dari pemekaran besar peradaban di wilayah subur di Timur Dekat Kuno, berada di garis-garis pantai Asia Tenggara yang terbenam.
“Indonesia telah melakukan aktivitas pelayaran, memancing, menanam jauh sebelum orang lain melakukannya,” ujar dia.
Oppenheimer mengungkapkan bahwa orang-orang Polinesia (penghuni Benua Amerika) tidak datang dari Cina, tapi dari pulau-pulau Asia Tenggara.
Sementara penanaman beras yang sangat pokok bagi masyarakat tidak berada di Cina atau India, tapi di Semenanjung Malaya pada 9.000 tahun lalu.
Akibat iklim Bumi yang semakin panas saat zaman es secara dramatis pada 65-52 ribu tahun yang lalu, membuat air laut semakin naik di daerah khatulistiwa yaitu Indonesia. Keadaan itu memaksa nenek moyang manusia pindah dari daerah khatulistiwa ke daerah utara dan selatan Bumi. (Stephen Oppenheimer)
Eden In The East juga mengungkapkan bahwa berbagai suku di Indonesia Timur adalah pemegang kunci siklus-siklus bagi agama-agama Barat yang tertua.
Buku ini ‘membalikkan’ sejumlah fakta-fakta yang selama ini diketahui dan dipercaya masyarakat dunia tentang sejarah peradaban manusia.
“Buku ini memang juga ada biasnya. Karena penulis istrinya orang Malaysia sehingga ada perspektif Malaysia,” kata Jimly yang hadir dalam acara itu. (Fina Dwi Yurhami/vivanews/icc.wp.com)
Peta animasi daerah Sundaland, selama dan sesudah zaman es
JOURNEY OF MANKIND (tunggu beberapa saat hingga gambar GIF animasi bergerak):
Sumber
Tag :
Science
